Modernis.co, Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) turut berduka atas musibah KRI Nanggala 402, beserta gugurnya 53 prajurit tangguh pengawal samudra Indonesia, Rabu (22/04/2021).
Ketua DPP IMM Bidang Maritim Rian Berta Delza menilai tenggelamnya kapal selam Nanggala 402 memberi peringatan keras kepada rakyat Indonesia, tentang kondisi keadaan alutsista negara yang memprihatinkan.
“TNI Mesti Konsisten, sudah saatnya pemaksimalan peremajaan alutsista. Mengingat alutsista keamanan itu penting,” tulisnya dalam rilis yang diterima redaksi modernis.co, Rabu (28/042021).
“Presiden Jokowi sudah saatnya memberi perhatian lebih terhadap anggaran perbelanjaan alutsista angkatan perang Indonesia,” katanya.
Sekretaris Bidang Maritim Baikuni Alsa menambahkan, kegagalan uji coba alutsista dalam rangka latihan menjadi perhatian penting bagi Pemerintah terkhusus Kemenhan dan Panglima TNI.
“Selain menelan begitu banyak nyawa prajurit, juga menunjukkan kelemahan pertahanan kedaulatan laut Indonesia,” katanya.
DPP IMM juga mendorong Pemerintah, Kemenhan dan Panglima untuk mengevaluasi alutsista pertahanan kita yang sudah usang dan uzur, serta menambah anggaran pertahanan agar tidak menelan korban prajurit berikutnya.
Kirim Tulisan Lewat Sini